Hero Image

Pembangunan MRT Dongkrak Harga Properti Jakarta

Pembangunan MRT Dongkrak Harga Properti Jakarta

 

 

 

TEMPO.COJakarta - Pembangunan fase pertama jalur Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta diprediksi akan mendongkrak harga tanah hingga 20 persen. Kenaikan harga tanah tentu akan memicu meningkatnya harga properti di sepanjang wilayah yang dilalui MRT tersebut.


 

Tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan perangkutan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian kota-kota besar di Indonesia. Pengembangan MRT dapat menjadi alternatif solusi untuk mengatasi persoalan perangkutan di kota-kota besar tersebut. Keunggulan sistem ini ialah kemampuannya mengangkut penumpang dalam jumlah besar, cepat, dan dapat diandalkan dalam berbagai situasi. Dengan mempergunakan MRT, ruang jalan akan jauh lebih efisien karena penggunaan kendaraan pribadi dapat diminimalisasi. Dengan rampungnya MRT Jakarta pada 2018 nanti, investasi di bidang properti, terutama ruko, akan meningkat di sepanjang jalur yang dilalui MRT tersebut. Pembangunan infrastruktur ini akan mendongkrak harga properti karena akan meningkatkan konektivitas, akses masyarakat, dan mengurangi waktu perjalanan. Prediksi ini dilaporkan konsultan properti global, Knight Frank Asia Pacific, yang melakukan riset tentang dampak koridor transportasi dan sistem angkutan massal perkotaan pada harga rumah. 

 

Sistem transportasi massal dalam kota memiliki dampak yang sangat nyata pada kenaikan harga permukiman lokal.

 

Dalam laporan itu disebutkan wilayah Sudirman dan Thamrin di Jakarta yang berada di utara jalur MRT telah mengalami kenaikan harga tanah sebesar 30-40 persen dari tahun lalu. Pembangunan fase satu MRT sepanjang Sudirman hingga Lebak Bulus diprediksi akan menjadikan Lebak Bulus sebagai kawasan pusat niaga baru di Jakarta.

 

 

 

 

source : https://metro.tempo.co/read/news/2014/06/24/083587548/pembangunan-mrt-dongkrak-harga-properti-jakarta